1. This site uses cookies. By continuing to use this site, you are agreeing to our use of cookies. Learn More.

Startup Pertanian untuk Mempermudah Akses Modal dari Investor ke Petani

Discussion in 'Fintech (financial Technology)' started by Rezaumara, Aug 8, 2017.

  1. Rezaumara

    Rezaumara Calon Pengusaha

    Lahan pertanian yang relatif kecil dan tidak memiliki sertifikat menyebabkan petani sulit mendapatkan pembiayaan formal yang jauh lebih mudah dan efesien dibandingkan melalui rentenir. Oleh karena itu akses permodalan untuk petani perlu dikembangan. Pemerintah pun sudah lama tergerak untuk menyelesaikan persoalan ini dengan memulai berbagai program, seperti koperasi simpan pinjam, Dana Desa dan juga KUR untuk petani.


    Namun tidak cukup sampai di sana saja, perlu ada skema-skema pembiayaan lain yang harus terus dikembangkan agar kesempatan petani untuk mendapatkan akses permodalan kian mudah dan cepat. Inilah yang dilakukan oleh beberapa startup di tanah air seperti Growpal, Sawah Kita, dan Crowde. Mereka hadir sebagai solusi untuk para petani agar mendapatkan permodalan dari investor. Bagaimana mekanisme layanan dari startup-startup pertanian tersebut?


    Crowde

    Crowde adalah platform investasi bersama di bidang agrikultur yang membuka peluang pemiliki modal atau investor untuk berinvestasi dalam bidang tersebut. Model bisnis Crowde hampir sama dengan platform investasi lainnya. Untuk investor mereka bisa terlibat dalam satu proyek dengan dana minimal Rp 10 ribu. Sedangkan untuk sistem profitnya, Crowde bekerja dengan sistem bagi hasil syariah. Langkah ini dinilai adil untuk investor dan juga petani itu sendiri.


    Iwak.Me

    startup ini dimulai sejak Juli 2015, dengan tidak hanya memberikan permodalan dari investor untuk pengusaha ikan air tawar tapi juga memberikan edukasi untuk mereka. Selain memberikan askes permodalan, Iwak.me juga memudahkan investor untuk memantau bisnis ikannya secara online. berbagai data seperti laporan keuangan, serta kerugian proyek pun bisa diakses secara real-time melalui situs www.iwak.me.


    Sistem permodalan yang dibesut oleh Iwak.me cukup sederhana setelah investor masuk, Iwak membudidayakan ikan melalui 2-3 kolam di keluarga petani. Pada setiap tahapan budidaya, petani didampingi dan diawasi oleh tim ahli dibidang perikanan. Apabila sudah masuk masa panen maka hasilnya akan dijual kepada pedagang berskala besar dan keuntungan penjual dibagi kepada investor, tim manajemen dan petani.


    Growpal

    Startup yang memberikan akses modal untuk petani selanjutnya adalah Growpal. Growpal merupakan startup di bidang financial technology, sebagai jembatan untuk mempertemukan pemilik modal sponsor, pemilik lahan, dan petani ikan laut dan pembeli hasil panen di bidang agribisnis perikanan. Untuk sistem pembagian keuntungan, Growpal juga menerapkan sistem bagi hasil dari untung bersih. Bagi hasil dibagikan kepada para anggota yaitu pengelola sebesar 35%, sponsor 55% dan independent surveyor/agent dan administrator grow pal sebesar 10%.


    iGrow

    Di sini iGrow tidak hanya menjadi platform untuk mempertemukan petani, pemilik modal dan lahan saja namun juga mengidentifikasi tanaman yang punya kebutuhan tinggi di pasar, stabilitas harga dan karakteristik yang baik.


    iGrow tidak secara khusus menentukan minimal modal yang bisa diinvestasikan. Hal ini tergantung pada apa yang ingin disponsori oleh investor. Umumnya terdiri dari biaya sewa tanah jangka panjang, biaya bibit, biaya pemeliharaan dan obat-obatan yang terkait bila dibutuhkan. Hasil panen tersebut pun didistribusikan ke industri-industri besar seperti GarudaFood, Carrefour dan sebagainya.


    Eragano

    Eragano membangun platform untuk membantu petani terkoneksi dengan fasilitas pinjaman mikro (micro loan). Tapi tidak hanya sampai di sana saja, Eragano juga ikut berkontribusi untuk menjual komoditas pertanian tersebut dengan harga terbaik ke beberapa restoran, hotel dan juga perusahaan di bidang lainnya yang membutuhkan komoditas tersebut. Juga membantu para petani untuk bisa mengikuti cara budidaya berdasarkan riset pembudidayaan yang benar.


    Sementara permodalan, petani bisa mengisi formulir pada aplikasi Eragano. Kemudian tim mereka akan memfasilitasi petani untuk mengurus perjanjian secara offline, dengan menetapkan berapa modal yang dibutuhkan dan bagaimana sistem permodalannya.


    Sumber: link
     
  2. Dewisentani

    Dewisentani Pengusaha

    ini untuk modal pertanian aja ya?
     
  3. Kardi

    Kardi Calon Pengusaha

    Selain modal memasarkan produk petani juga ga?
     
  4. mulyadi

    mulyadi Calon Pengusaha

    sy tertarik pinjem modal ini caranya gimana ya?
     
  5. Muhamad Romli

    Muhamad Romli Pengusaha

    Menarik juga nih untuk dicoba
     

Share This Page